Jumat, 21 November 2014

Rencana Konsolidasi BUMN masih Dimatangkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian BUMN masih menggodok rencana konsolidasi bank-bank-bank BUMN. Menteri BUMN Rini M. Soemarno mengatakan, pihaknya belum dapat menyelesaikan bentuk konsolidasi ini pada akhir tahun 2014, karena masih proses analisa konsolidasi dengan pihak terkait.

"Kami melihat kapitalisasi sebagai bentuk bank di ASEAN, sementara bank di Indonesia tidak ada yang masuk tiga besar di ASEAN," kata Rini, usai acara Bankers Dinner di JCC, Kamis (20/11/2014) kemarin.

Menurutnya, rencana penyatuan kembali PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) perlu dikaji kembali, karena timbul pro dan kontra.

"Waktu itu pernah ada wacana merger Bank Mandiri dan BTN, ternyata itu tidak tepat, dan kami masih melihat aneka ragam cara lain," tambahnya.

Sebelumnya, Mandiri dan BTN batal merger karena ada pro dan kontrak dari para serikat kerja. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad menyampaikan, pihaknya masih menunggu rencana Kementrian BUMN melakukan konsolidasi bank-bank berplat merah. "Itu konsolidasi bank-bank ada di blue print OJK. Tunggu nanti akan kami sampaikan," ucapnya. (Nina Dwiantika)

SUMBER :

ANALISIS :
Kementrian BUMN masih memikirkan rencana konsolidasi bank-bank BUMN. Menteri BUMN Rini M. Soemarno mengatakan bahwa pihaknya belum dapat menyelesaikan bentuk konsolidasi ini pada akhir tahun 2014, karena masih proses analisa konsolidasi dengan pihak terkait.
Menurutnya, rencana penyatuan kembali PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) perlu dikaji kembali, karena timbul pro dan kontra.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar